Rabu 20 Jan 2021 12:00 WIB

Keindahan Gunung Shada di Al-Baha Arab Saudi

Di Arab Saudi ada Gunung Shada di Al-Baha.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Keindahan Gunung Shada di Al-Baha Arab Saudi
Foto: Arab News
Keindahan Gunung Shada di Al-Baha Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Musim dingin yang terjadi di Arab Saudi seakan memberikan peluang untuk investasi di bidang pariwisata. Gunung Shada selaku salah satu tempat paling populer di Jazirah Arab, telah berubah menjadi tujuan populer bagi pengunjung dan menarik wisatawan dari dalam Kerajaan, kawasan Arab dan Eropa.

Gunung Shada yang terletak di di Al-Baha, wilayah selatan Kerajaan, menjulang setinggi 1.700 meter di atas tanah. Secara geologis, gunung ini terdiri dari batuan granit dan mengandung banyak variasi tumbuhan dan tanaman hijau.

Baca Juga

Terbagi menjadi segmen tinggi dan rendah, gunung itu memiliki jalur yang rumit dan telah bertahan dalam ujian waktu. Beragam gua dengan luas yang mumpuni digunakan untuk menampung peradaban, sekaligus mempertahankan ukiran yang berasal dari era Tsamud dan Saba.

Nasir Al-Shadawi merupakan peneliti sejarah sekaligus pemilik salah satu gua yang telah menjadi objek wisata. Dia mengatakan dirinya mungkin orang pertama yang mencoba mengubah gua dan meningkatkannya menjadi ruang yang lebih besar dengan tujuan menampung wisatawan.

"Gua-gua ini dulunya berfungsi sebagai rumah dan tidak membutuhkan apa pun kecuali bangunan kecil dengan sisi yang terbuka. Saya berusaha menambahkan wastafel dan keran yang terbuat dari granit,” katanya kepada TV Al-Arabiya dilansir di Arab News, Rabu (20/1).

Al-Shadawi menghiasi jalan menuju gua dengan batu untuk memandu wisatawan yang datang. Cara ini dianggap dapat mempersiapkan mereka untuk pengalaman baru, bahkan sebelum mereka memasuki gua.

Populer di kalangan rakyat jelata hingga penyair, gunung ini telah disebutkan oleh beberapa penyair dan penjelajah Arab, seperti Abu Mohammed Al-Hamadani dan Yaqut Al-Hamawi.

Warga Saudi telah menandai situs wisata tersebut dan sangat antusias untuk melihatnya. Bahkan, beberapa tertarik untuk mengunjungi setelah mengetahui bahwa Gunung Shada dan guanya telah menginspirasi penyair terkenal.

"Saya ingin sekali merasakan apa yang dilihat dan dirasakan para penyair ketika mereka menjelajahi gua-gua misterius. Saya pikir dengan menyaksikan pegunungan ini dan keberadaannya yang menonjol menambah kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Al-Baha,”kata instruktur bahasa di sebuah universitas di Jeddah, Amani Al-Ghoraibi.

Al-Ghoraibi mengatakan atmosfer di dalam gua adalah aspek terpenting dan paling menarik. Ada keindahan yang menghantui dan tampaknya menarik bahkan memaksa pengunjung untuk menjelajahi gua-gua ini.

"Mereka (gua-gua di Gunung Shada) tampaknya menggemakan sejarah kuno dan melampaui apa yang tampaknya dilihat oleh kehidupan modern kita," lanjutnya.

Warga lainnya, Amal Turkistani, telah melakukan sejumlah petualangan di dalam Kerajaan. Gunung Shada disebut menghadirkan lokasi baru untuk dikunjungi.

"Minat terhadap situs bersejarah dan investasi untuk merevitalisasi situs-situs ini belum pernah terjadi sebelumnya di Arab Saudi. Ini memberi kami berbagai aktivitas untuk dibagikan di antara keluarga dan teman,” katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement