Sabtu 14 Nov 2020 00:22 WIB

Puteri Lingkungan 2020 Semangati Warga di Tengah Pandemi

Dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat agar tidak terlena dengan keadaan.

Sejumlah tenaga medis penanganan COVID-19 mengikuti senam sehat (Ilustrasi)
Foto: ANTARA/M Ibnu Chazar
Sejumlah tenaga medis penanganan COVID-19 mengikuti senam sehat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Puteri Indonesia Lingkungan 2020 Putu Ayu Saraswati mengajak masyarakat di Tanah Air semakin peduli terhada lingkungan alam. Dia juga menyemangati warga untuk kembali bangkit dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Saya mengajak kepada masyarakat untuk semakin peduli dengan lingkungan hidup. Apalagi masyarakat Bali telah memiliki konsep 'Tri Hita Karana' (tiga keseimbangan dan keharmonisan hidup/ manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan)," kata Ayu Saraswati pada acara jumpa pers di Denpasar, kemarin.

Ayusa--sapaan akrabnya--mengatakan, lingkungan hidup akan bisa berubah tergantung dari perilaku manusia itu sendiri. Saat ini, pihaknya melihat lingkungan hidup di Indonesia juga mengalami kerusakan di mana-mana. Semua itu, tegas dia, akibat ulah manusia itu sendiri.

photo
Petugas medis tengah mengecek kondisi kesehatan salah satu pasien OTG Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga. - (EPA-EFE/MAST IRHAM)

"Saya sebagai duta lingkungan hidup mengajak kepada semua masyarakat untuk bersama-sama kembali menata dan melakukan gerakan terhadap lingkungan hidup yang kini rusak agar menjadi normal kembali," ucap Ayu Saraswati yang akrab dipanggil Ayusa.

Ayusa juga mengingatkan warga dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat agar tidak terlena dengan keadaan. Harus bangkit dan semangat dalam menata dan beradaptasi kehidupan era baru.

Dia juga menyinggung soal pariwisata Bali, bahwa sektor andalan masyarakat Pulau Dewata adalah pariwisata, yakni keindahan alam dan budayanya. Dengan lingkungan yang semakin rusak, seperti kotor dan tumpukan sampah dimana-mana, maka kunjungan turis pasti akan menurun. 

Oleh karena itu perlu gerakan mengembalikan alam menjadi lestari dan bersih. "Menjaga lingkungan agar tetap lestari dan menjunjung seni budaya, saya optimistis pariwisata ke depannya pasti bangkit lagi. Selain itu saya juga mengajak semua masyarakat supaya mengikuti protokol kesehatan, yakni mencuci tangan pada air mengalir, memakai masker dan menggunakan hand sanitizer," ucap wanita asal Kota Denpasar ini.

Sementara itu, Ketua Yayasan Puteri Bali, Putu Gede Wiwin Gunawasika yang disapa Win mengaku bangga menyambut kedatangan Ayusa ke Pulau Dewata. Karena wanita penyandang gelar dokter ini juga berhasil masuk top 3 pada pemilihan Puteri Indonesia 2020 pada bulan Maret lalu.

"Saya berharap kepada Ayusa turut membantu meningkatkan pariwisata Bali yang terpuruk sejak pandemi Covid-19 melanda dunia. Kami berharap Ayusa pulang ke Bali menjadi semangat dan ikon kebangkitan pariwisata Pulau Dewata yang kita cintai," ujarnya.

Win juga mengatakan, bahwa Ayusa selama di Bali akan melakukan berbagai kegiatan, antara lain kegiatan Deklarasi Bali Kembali, yakni gerakan masyarakat Bali untuk mendukung "Hijau"-nya zona Bali kembali. 

Termasuk juga melakukan studi banding secara virtual dengan negara Iran sebagai negara paling ramah anak di dunia. Kegiatan ini juga didampingi Menteri Perlindungan Perempuan, Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Puspayoga. 

"Selain itu Ayusa juga melakukan kegiatan peringatan Hari Anak Internasional, pengambilan gambar (shooting official) video road to Miss Internastional 2021, mengambil tema: Ketangguhan Masyarakat Bali selama Pandemi Covid-19," kata Win.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement