Jumat 04 Sep 2020 19:40 WIB

Yerusalem dan Israel Terpapar Gelombang Panas

Suhu panas Israel dan Yerusalem tertinggi sejak 1942.

Seorang pria yang mengenakan maske untuk mengekang penyebaran virus korona menggendong seorang anak di depan Bukit Zaitun saat mereka menyaksikan matahari terbenam di balik Kubah Batu di Yerusalem, pada 2 September 2020. r
Foto: timesofisarel
Seorang pria yang mengenakan maske untuk mengekang penyebaran virus korona menggendong seorang anak di depan Bukit Zaitun saat mereka menyaksikan matahari terbenam di balik Kubah Batu di Yerusalem, pada 2 September 2020. r

REPUBLIKA.CO.ID, -- Sinar matahari di Israel terasa terik pada hari Jumat ini (4/9). Bahkan diperkirakan gelombang panas ekstrim ini akan berlanjut hingga minggu depan.

Suhu di Yerusalem telah melewati 39ºC (102ºF) pada pukul 11:30, seperti dicatat oleh pihakdata Layanan Meteorologi Israel. Ini merupakan kelanjutan cuaca sehari sebelumnya setelah ibu kota mencatat suhu tertinggi sepanjang masa 42ºC (107ºF). Suhu terik ini tercatat yang tertinggi  sejak pencatatan dimulai pada tahun 1942.

Rekor suhu semalam juga merusak di ibu kota Israel, Sengatan sinar merkuri naik menjadi 31,5ºC (88,7ºF) - meningkat satu derajat dari ketinggian sebelumnya.

Di kota resor Laut Merah Eilat, merkuri naik hingga 43,7ºC (110,6ºF), sementara suhu 39.ºC. Keadaan sama juga tercatat di kota-kota utara Beit Shean dan Tiberias.

Cuaca di sepanjang pantai Mediterania lebih sejuk, dengan suhu 32ºC (89ºF) di Tel Aviv dan 33ºC (91ºF) di Haifa.

Yerusalem dilanda gelombang panas

Gelombang panas saat ini juga terjadi di Yerusalaem. Situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya di kota ini. Padahal biasanya Yeruaslem bisa menikmati cuaca yang sedikit lebih sejuk daripada bagian lain negara Israel berkat lokasinya yang relatif tinggi di sekitar 800 meter (2.600 kaki) di atas permukaan laut.

Selain tahun 2010, satu-satunya waktu lain sejak pencatatan dimulai pada tahun 1942 bahwa suhu di Yerusalem mencapai di atas 39º C (102,2º F) adalah pada hari Ahad lalu, ketika suhu ditetapakn mencapai 39,6º C (103,3 F).

Badan Meteorologi Israel mengatakan suhu di seluruh negara itu diperkirakan turun sedikit pada hari Sabtu sebelum turun lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang, meski ini akan tetap di atas rata-rata musiman. 

Suhu diperkirakan akan kembali melonjak pada hari Kamis depan, ketika suhu akan mencapai 30 derajat Celcius di Yerusalem, dan lebih tinggi di tempat lain.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement