Selasa 07 Jul 2020 19:20 WIB

Musim Pancaroba, Warga Depok Diimbau Waspadai DBD

Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit DBD.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto
Pengasapan cegah demam berdarah (ilustrasi)
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Pengasapan cegah demam berdarah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Meski masih dalam pandemi virus corona (Covid-19), warga Kota Depok diimbau agar mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD). Terutama, di musim pancaroba seperti saat ini.

"Di samping fokus terhadap Covid-19, kami juga sudah berkomunikasi dengan lurah dan RW untuk mewaspadai penyakit DBD yang kini mulai bermunculan. Karena penyakit ini juga berbahaya. Jadi kami imbau warga Kota Depok, khususnya warga Kelurahan Kalimulya untuk mewaspadai DBD," ujar Kepala Puskesmas Kalimulya Toni Hermawan di Puskesmas Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (7/7).

Menurut Toni, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit DBD. Seperti, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. "Akan lebih baik lagi kerja bakti dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19," harapnya.

Toni menambahkan, saat ini pihaknya juga gencar melakukan pengasapan (fogging) untuk membasmi nyamuk dewasa. Namun, imbuhnya, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri harus terus dilakukan karena cara ini efektif memberantas jentik nyamuk. "PSN lebih bersifat memutus rantai nyamuk sehingga sudah mati sebelum jadi nyamuk dewasa,” pungkas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement