Senin 01 Jun 2020 22:16 WIB

Polres Sukabumi Gandeng Ulama Jaga Kondusifitas Saat Pandemi

Meminta ulama dan ponpes ikut bersama-sama melakukan pencegahan Covid-19.

Forkopimda melakukan pemantauan penutupan toko non bahan pokok penting dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Sukabumi, Ahad (17/5).
Foto: Republika/ riga nurul iman
Forkopimda melakukan pemantauan penutupan toko non bahan pokok penting dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Sukabumi, Ahad (17/5).

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Polres Sukabumi Kota menggandeng ulama dan pesantren di wilayah hukumnya, baik di Kota maupun Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk bersama-sama menjaga iklim kondusif pada masa pandemi Covid-19.

"Kunjungan ke pondok pesantren ini sebagai sinergitas antara Polri dan tokoh agama, ulama, serta pondok pesantren untuk mengajak bersama-sama menjaga kondusifitas dan ikut membantu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni di Sukabumi, Senin (1/6).

Seperti kunjungan yang dilakukan pihaknya ke Ponpres Terpadu Al-Istiqomah di Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Ahad (31/5), Kapolres bertemu dengan pimpinan ponpes Buya Royanudin dan Ketua Gabungan Ormas Islam Bersatu (GOIB) K.H. Asep Sirojudin.

Dalam silaturahmi, kapolres wanita pertama di Sukabumi ini menjalin sinergitas untuk menciptakan dan menjaga iklim kondusif karena tokoh agama sangat berperan dalam berbagai hal, salah satunya dalam menjaga keamanan.

Selain itu, pihaknya juga meminta ulama dan ponpes ikut bersama-sama melakukan pencegahan Covid-19 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Dengan menggandeng ulama atau tokoh agama terkait dengan penerapan protokol kesehatan maksimal, Sukabumi akan segera pulih dari bencana virus ini, kemudian masyarakat harus bisa menyesuaikan diri dengan rencana penerapan new normal," katanya.

Sumarni menegaskan bahwa disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menggunakan sabun, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), penyebaran Covid-19 bisa terputus.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement