Jumat , 10 Maret 2017, 15:46 WIB

Lima Rumah Terancam Ambrol Karena Turap Rusak

Pengirim : R Adi Broto

Pada 21 Februari 2017 sekitar pukul 06.00, turap atas di bawah gudang rumah saya ambrol. Saat itu arus Kali Mampang yang sedang meluap akibat hujan lebat sejak dini hari menerjang kuat turap bagian bawah. Akibat terkikisnya struktur turap secara keseluruhan, tanah belakang terutama rumah di Jalan Manggasari nomor 25, 26 dan 27 longsor masuk kali.

Bahkan, lantai dan tembok gudang belakang bagian dari rumah nomor 26, kondisinya sudah "melayang" karena sebagian material tanah penyangga di bawahnya ikut longsor. Tepatnya, karena struktur tembol di atas turap bagian bawah runtuh, akibat terjangan arus kali yang pagi itu tampaknya menjangkau lebih tinggi daripada biasanya.

Masalah rusaknya turap kali menjadi dilema bagi warga terdampak longsor. Antara keluar duit sendiri mendanai perbaikan fasilitas umum rusak agar berkepastian waktu demi mencegah terjadinya kerusakan dan kerugian lebih besar, atau menunggu entah sampai kapan kehadiran negara lewat pemerintah daerah (Pemda) melakukan kewajibannya memperbaiki infrastruktur rusak itu.

Faktanya, turap rusak yang berada di seberang utara kompleks Kantor Departemen Pertanian itu, sudah berkali-kali diajukan perbaikannya ke forum RW sampai forum kelurahan lain sedikitnya sejak lima-enam tahun lalu.

Tapi, sampai terjadinya peristiwa turap ambrol tidak ada langkah perbaikan sama sekali dari instansi berwenang, meskipun letaknya di pinggir jalan besar yang sangat ramai.

0 KOMENTAR

 

Kirim Suara Pembaca

Silakan kirim suara pembaca melalui form berikut ini.Tidak semua surat yang masuk ditayangkan di ROL. Redaksi mengutamakan surat yang ditulis dengan baik disertai identitas yang jelas, berupa foto diri dan scan KTP/kartu identitas lain.Semua kolom harus diisi.