Kamis , 12 Maret 2015, 09:54 WIB

Maraknya Miras Oplosan Karena Pengawasan Lemah

Pengirim : sapta wulandari
Miras Oplosan (Ilustrasi)

Banyaknya korban miras oplosan yang berjatuhan di beberapa tempat di Indonesia menunjukkan adanya pola pikir instan dari masyarakat. Mereka melakukannya sekedar mencari kesenangan atau solusi atas masalah
hidupnya.

Kalau melihat komposisi miras oplosan yang ternyata berbahan baku senyawa alkohol beracun, patut dipertanyakan mengapa jenis minuman haram ini bisa beredar di tengah masyarakat. Ditambah lagi sekarang ada 29 jenis narkoba baru yang telah berinovasi dalam tampilan kemasannya yaitu masuk dalam kopi sachet dan obat pelangsing.

Bisa jadi ini semua dikarenakan produsen melihat adanya kelonggaran dalam sistem pengawasan pemerintah. Pemerintah kurang keras dalam tindakan memburu produsen miras dan narkoba, dan malah sibuk dengan para pemakai yang notabene adalah korban dan menangkapi mereka tentu saja bukan solusi yang efektif. Menjadi kewajiban pemerintahlah untuk melindungi rakyat dari hal - hal yang tidak saja haram bagi mayoritas rakyat negeri ini, tapi juga membahayakan nyawa rakyatnya.

0 KOMENTAR

 

Kirim Suara Pembaca

Silakan kirim suara pembaca melalui form berikut ini.Tidak semua surat yang masuk ditayangkan di ROL. Redaksi mengutamakan surat yang ditulis dengan baik disertai identitas yang jelas, berupa foto diri dan scan KTP/kartu identitas lain.Semua kolom harus diisi.