Kamis , 02 October 2014, 11:29 WIB

Cuti dan Libur Idul Adha

Pengirim : RA Mabruri bin Taslim
Kalender (Ilustrasi)

Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Haji yang disebut pula Hari Raya Kurban telah ditetapkan pemerintah sebagai hari libur resmi nasional. Pada kalender dicetak warna merah, berbeda dengan hari biasa.

Untuk tahun ini, tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan 5 Oktober dan harinya Ahad. Sedangkan hari libur umum di negeri ini juga Ahad yang juga dicetak merah. Sehingga, tanggal 5 Oktober 2014 menjadi tidak ada bedanya seperti hari biasa saja. Seperti, tidak ada hari libur hari besar.

Padahal di dunia Islam, Lebaran ini dirayakan lebih besar daripada Idul Fitri. Pada kalender Jawa pun disebut Bakda Besar dan bulan Dzulhijjah disebut juga Bulan Besar. Logis memang karena kalau Lebaran biasa silaturahimnya cuma lingkup lokal sampai nasional.

Adapun yang ini tingkatannya sudah internasional atau global. Sembelihannya pun bukan hanya daging ayam, melainkan daging kambing, kerbau, atau sapi, bahkan unta.

Terlebih di sekolah-sekolah Islam, semisal milik NU dan Muhammadiyah dari TK sampai SMA, hari raya ini diperingati dengan libur selama empat atau lima hari, termasuk hari Tarwiyah, Arafah, dan Tasyriq.

Tidak ada jeleknya jika hari raya ini dirayakan lebih besar dengan pemerintah dan instansi terkait menjadikannya hari libur selama dua atau tiga hari. Untuk kali ini, bagi pegawai kantor atau karyawan atau sekolah yang lima hari kerja memang sudah ada cuti bersama atau libur Sabtu, tapi harus ditegaskan lagi pada masa datang.

Begitu pula yang enam hari kerja masih perlu ditegaskan lagi bahwa libur Idul Adha satu hari plus cuti bersama dua hari. Atau, libur umum satu hari plus libur khusus dua hari. Dapat juga sekaligus libur tiga hari. Begitu pula jika yang hari rayanya tidak bersamaan maka warga perlu diberi kebijaksanaan atau kemudahan merayakannya.

0 KOMENTAR

 

Kirim Suara Pembaca

Silakan kirim suara pembaca melalui form berikut ini.Tidak semua surat yang masuk ditayangkan di ROL. Redaksi mengutamakan surat yang ditulis dengan baik disertai identitas yang jelas, berupa foto diri dan scan KTP/kartu identitas lain.Semua kolom harus diisi.